Friday, June 18, 2010

DAMPAK DARI NARKOBA

+ Dampak dan Faktor Penyalahgunaan Narkoba
Pengaruh atau dampak negatif dari keberadaan Narkoba bagi tatanan sosial kemasyarakatan menimbulkan banyak masalah, diantaranya sebagai berikut ini.

Kesehatan
• merusak/menghancurkan kesehatan manusia baik secara jasmani, mental dan emosional.
• Merusak susunan saraf pusat di otak, organ-organ lainya, seperti hati, jantung, paru-paru, usus dan penyakit komplikasi lainya.
• Merusak sistem reproduksi, yaitu produksi sperma menurun, penurunan hormon testoteron, kerusakan kromosom, kalainan seks, keguguran.
• Meyebarkan penyakit AIDS melalui pemakaian jarum suntik bersama
• Menyebabkan kematian akibat overdosis.

Ekonomi
• Jumlah uang yang dihabiskan untuk konsumsi ilegal narkoba sangat besar.
• Biaya kesehatan yang harus dikeluarkan oleh pihak keluarga, masyarakat, negara.
• Tanggungan beban dan kerugian akibat menurunya tingkat produktivitas sumber daya manusia, biaya pengobatan medis, harta yang dicuri atau rusak, dan kecelakaan.
• Mempengaruhi pencucian uang (money laundering), yaitu level/tingkat money balance dan bisa mempengaruhi pada angka pertumbuhan ekonomi.

Sosial dan Pendidikan
• Memperburuk kondisi keluarga yang pada umumnya tidak harmonis
• Pencandu narkoba pada umumnya menjadi antisosial dan menimbulkan gangguan keamanan pada lingkungan
• Para pecandu narkoba pada umumnya menjadi antisosial dan menimbulkan gangguan keamanaan pada lingkungan.
• Kerugian pada bidang pendidikan cukup tinggi yaitu 96% bagi mereka yang menyalahgunakan narkoba
• Para siswa yang pencandu narkoba mengajak teman yang lain dan mereka menjadi pengedar di lingkungan sekolah.

Faktor-faktor pengaruh penyalahgunaan Narkoba

Faktor Pergaulan
Pergaulan dengan teman kelompok (pear group) dapat mendorong dan sangat berpotensi mempengaruhi terlibatnya seseorang untuk menggunakan Narkoba, tidak pandang strata atau status sosial dari mulai para atlet sampai kalangan selebritis. Pengaruh teman kelompok ini juga berpotensi sebagai pemicu kekambuhan (replace) sehingga tetap tergantung pada narkoba.
Berikut Hal-hal yang mendorong seseorang menjadi pengguna Narkoba.
- Menghindari kebosanan dan kegelisahan dalam hidup.
- Belum siap menerima tekanan pergaulan, akibatnya sulit menolak tawaran.
- Keingintahuan yang besar tanpa tahu akibatnya.
- Keinginan mencoba karena penasaran.
- keinginan untuk mengikuti tren atau gaya.
- Keinginan untuk diterima oleh teman kelompoknya.
- Terjebak oleh bujukan teman dalam kelompok.

Faktor Keluarga
Ortu dalam keluarga sangat punya peran penting dalam perkembangan anaknya. terutama menjauhkan anaknya dari keterlibatan menggunakan narkoba, oleh sebab itu Ortu harus senantiasa waspada memantau perilaku anak terutama pada masa pubertasnya, kehadiranya ditengah-tengah mereka harus dapat juga berperan sebagai sahabat bagi mereka, sehingga mereka dapat mencurahkan sgala keluh kesahnya dengan lebih leluasa. Dengan demikian, orang tua dapat memantau seluruh perkembangan anak dengan lebih baik, dapat mencegah timbulnya perilaku negatif, termasuk keterlibatan terhadap penyalahgunaan obat-obat terlarang yang pada ujung-ujungnya pada kejahatan kriminal.

Menurut Penelitian Seorang Ilmuan yang bernama Hawari (1990) bahwa:
• Ketidakutuhan keluarga (broken home by death) 26,7% mendorong anak menjadi pengguna Narkoba
• Ortu yang terlalu sibuk di luar rumah termasuk (Ortu/Ibu) memiliki resiko 30,6% mendorong keterlibatan anak terhadap Narkoba.
• Hubungan tidak harmonis anak dengan Ortu berpengaruh 53,3% anak menjadi pengguna Narkoba.
Untuk menghindari hal tersebut Ortu perlu melakukan tindakan:
è Membantu anak untuk selalu berpikir positif.
è Memberikan dorongan dan pujian yang sifatnya positif ketika anak melakukan kegiatan yang prestatif dan positif.
è Meluangkan waktu untuk anak dan berdiskusi tentang kegiatan-kegiatanya
è Selalu melakukan aktivitas bersama di rumah.
è Berikan tanggung jawab anak dalam pekerjaan rumah agar anak merasa dihargai dan berguna.
è Memanfaatkan waktu dan informasi yang tepat untuk berdiskusi tentang narkoba dan minuman keras pada si anak.

Dan ada beberapa tambahan lagi sebagai pengetahuan bagi semua, bahwa seorang Anak yang menjadi Pengguna Narkoba. bisa kita ketahui melalui beberapa ciri-ciri sebagai berikut.
• Adanya perubahan tiba-tiba pada kegiatan di sekolah, rumah, dan masyarakat.
• Suka marah yang tak terkendali.
• Mencuri barang berharga atau uang dirumah, di sekolah atau toko untuk membeli narkoba dan minuman keras.
• Suka mengasingkan diri di kamar mandi atau tempat-tempat yang janggal dan secara berkali-kali.
• Berat badan turun secara drastis karena nafsu makan tidak menentu.
• Selalu mengenakan pakaian kemeja lengan panjang untuk menutupi bekas suntikan.
• Sering dikunjungi orang yang tidak dikenal oleh keluarga atau temannya.




1. Dampak narkoba terhadap fisik

Pemakai narkoba akan mengalami gangguan-gangguan fisik sebagai berikut:
a. Berat badannya akan turun secara drastis.
b. Matanya akan terlihat cekung dan merah.
c. Mukanya pucat.
d. Bibirnya menjadi kehitam-hitaman.
e. Tangannya dipenuhi bintik-bintik merah.
f. Buang air besar dan kecil kurang lancar.
g. Sembelit atau sakit perut tanpa alasan yang jelas.

2. Dampak narkoba terhadap emosi

Pemakai narkoba akan mengalami perubahan emosi sebagai berikut:
a. Sangat sensitif dan mudah bosan.
b. Jika ditegur atau dimarahi, pemakai akan menunjukkan sikap membangkang.
c. Emosinya tidak stabil.
d. Kehilangan nafsu makan.

3. Dampak narkoba terhadap perilaku

Pemakai narkoba akan menunjukkan perilaku negatif sebagai berikut:
a. malas
b. sering melupakan tanggung jawab
c. jarang mengerjakan tugas-tugas rutinnya
d. menunjukan sikap tidak peduli
e. menjauh dari keluarga
f. mencuri uang di rumah, sekolah, ataupun tempat pekerjaan
g. menggadaikan barang-barang berharga di rumah
h. sering menyendiri
i. menghabiskan waktu ditempat-tempat sepi dan gelap, seperti di kamar tidur, kloset, gudang, atau kamar mandi
j. takut akan air
k. batuk dan pilek berkepanjangan
l. bersikap manipulatif
m. sering berbohong dan ingkar janji dengan berbagai macam alasan
n. sering menguap
o. mengaluarkan keringat berlebihan
p. sering mengalami mimpi buruk
q. Mengalami nyeri kepala
r. Mengalami nyeri/ngilu di sendi-sendi tubuhnya

No comments:

Post a Comment